Pena Pelajar Nu- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kokop melaksanakan kajian HAMBA (Hari Menuju Bahagia) perdana pada Selasa malam, (17/03/2026) pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui platform Google Meet dan diikuti oleh seluruh pengurus PAC IPNU-IPPNU Kokop.
Kajian tersebut menghadirkan narasumber Lora Isma’il Abdullah, yang juga menjabat sebagai Ketua Aswaja Center MWCNU Kokop. Dalam kesempatan ini, beliau mengkaji kitab Risalah Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai dasar pemahaman ke-NU-an bagi para pelajar.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya memahami keberagaman madzhab dalam Islam. Menurutnya, dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam tidak harus terpaku pada satu madzhab saja, melainkan dapat menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan.
“Dalam kehidupan kita, jangan hanya berpatokan pada satu madzhab saja, seperti madzhab Syafi’i. Ada kondisi tertentu yang memungkinkan kita mengambil pendapat dari madzhab lain, seperti Hanafi, Maliki, atau Hanbali, demi kemaslahatan,” ungkapnya.
Ia juga mencontohkan situasi saat melaksanakan ibadah umrah, di mana terkadang sulit menghindari bersentuhan dengan lawan jenis. Dalam kondisi tersebut, seseorang dapat mengambil pendapat madzhab lain yang lebih memudahkan, tanpa meninggalkan prinsip dasar ajaran Islam.
Kajian berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab. Beberapa rekan dan rekanita turut aktif mengajukan pertanyaan terkait materi yang disampaikan, sehingga menambah pemahaman peserta terhadap konsep Ahlussunnah wal Jama’ah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengurus PAC IPNU-IPPNU Kokop dapat memperdalam pemahaman keagamaan, khususnya dalam bidang Aswaja, serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pewarta : Wawa | Redaktur : Roizzatul Amina

