Pena Pelajar NU-Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU serta Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) CBP KPP Kecamatan Kokop resmi dilantik pada Ahad malam Senin, 11 Januari 2026, bertempat di halaman Madrasah Raudlatul Ulum Saguan, Desa Dupok, Kecamatan Kokop.
Pelantikan ini mengusung tema “Transformasi Pelajar NU Berakhlak Islami, Adaptif terhadap Teknologi”, sebagai refleksi komitmen pelajar Nahdlatul Ulama dalam menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya KH. Mukhtar Syafaat, Kapolsek Kokop, Danramil Kokop, jajaran Pemerintah Kecamatan Kokop, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU, PC IPNU-IPPNU Bangkalan, PAC IPNU-IPPNU se-Kabupaten Bangkalan, seluruh Banom NU se-Kecamatan Kokop, serta Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU se-Kecamatan Kokop.
Dalam sambutannya, Ketua PAC IPNU Kokop, Rekan Virgo Febrian, mengawali dengan mengajak seluruh hadirin menghadiahkan surat Al-Fatihah kepada almarhum Bapak Syafi’i, tokoh senior yang telah berjasa memperjuangkan IPNU IPPNU di Kecamatan Kokop pada masanya. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan serta permohonan maaf atas keterbatasan jamuan yang disediakan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengurus yang baru dilantik memiliki amanah besar untuk membina dan mengayomi kader IPNU IPPNU di Kecamatan Kokop. Ia menekankan pentingnya peningkatan ketakwaan serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi, sejalan dengan tema pelantikan. Salah satu upaya yang disorot adalah menghidupkan kembali media Pena Pelajar NU sebagai sarana dakwah dan publikasi kegiatan pelajar.
Menutup sambutannya, ia mengutip pesan KH. Tolhah Mansur pada Muktamar IV IPNU tahun 1961, bahwa cita-cita IPNU adalah membentuk manusia berilmu yang dekat dengan masyarakat, bukan mencetak manusia yang merasa menjadi kasta elit di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Bangkalan, Rekan Osman, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PAC IPNU IPPNU Kokop yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum lahirnya semangat perjuangan baru yang harus diwujudkan melalui gerakan nyata dan kaderisasi yang berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran kader IPNU IPPNU dalam menghadapi tantangan era digital. Menurutnya, teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), harus dimanfaatkan secara bijak sebagai alat bantu, bukan menjadi ketergantungan yang justru melemahkan daya pikir, semangat belajar, dan nilai trilogi IPNU IPPNU: belajar, berjuang, dan bertaqwa.
Perwakilan Camat Kecamatan Kokop dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pengurus IPNU IPPNU dan DKAC CBP KPP yang baru dilantik dapat menjadi calon pemimpin masa depan Bangkalan. Ia juga berharap IPNU IPPNU semakin berkontribusi dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan sosial, serta mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi kegiatan positif kepada masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kak Ahmad Habibie Mubarok, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU. Ia menyampaikan perkembangan terkini kepengurusan IPNU di tingkat pusat serta rencana pelaksanaan Kongres IPNU yang akan datang. Dalam kesempatan tersebut, ia secara terbuka menawarkan Kabupaten Bangkalan untuk menjadi tuan rumah Kongres IPNU, seraya mendorong konsolidasi dan kesiapan seluruh PAC serta dukungan pemerintah daerah.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan kaderisasi IPNU IPPNU sebagai kader penerus Nahdlatul Ulama, serta mengajak seluruh elemen NU untuk mengarahkan putra-putrinya bergabung dan berproses di IPNU IPPNU.
Selain sebagai pelantikan pengurus, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Acara ditutup dengan mauidlotul hasanah yang disampaikan oleh KH. Mukhtar Syafaat, yang memberikan pesan-pesan keagamaan serta motivasi kepada para pelajar untuk terus istiqamah dalam berjuang di jalan organisasi dan dakwah.
Pewarta & Editor: Roizzatul Amina

