PAC IPNU IPPNU Tanah Merah Gelar Pelantikan Raya dan Pembukaan LAKMUD IV, Siapkan Kader Madani Masa Depan

ipnuippnu
Oplus_16908288

Pena Pelajar Nu- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Tanah Merah sukses melaksanakan Pelantikan Raya Pimpinan Ranting (PR), Pimpinan Komisariat (PK), serta Pembukaan Latihan Kader Muda (LAKMUD) IV pada Kamis (14/05/2026) di MTs An-Namirah. Kegiatan ini mengusung tema “Aktualisasi IPNU-IPPNU untuk Mewujudkan Kader Madani.”

 

LAKMUD merupakan jenjang kaderisasi tingkat kedua setelah MAKESTA yang bertujuan meningkatkan kualitas, wawasan, serta kapasitas kader IPNU dan IPPNU. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran MWCNU Tanah Merah, tokoh masyarakat, Muspika Kecamatan Tanah Merah, majelis alumni, pembina PAC, serta perwakilan PAC dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bangkalan. Sebanyak 16 peserta dinyatakan lolos mengikuti LAKMUD IV setelah melewati tahap screening.

 

Ketua PAC IPNU Tanah Merah, Sahri, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada pengurus PR dan PK yang baru dilantik.

 

“LAKMUD ini merupakan langkah lanjutan kaderisasi setelah MAKESTA. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan regenerasi kepemimpinan yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa PAC IPNU-IPPNU Tanah Merah masih membutuhkan banyak kader yang telah mengikuti jenjang kaderisasi formal hingga tingkat LAKMUD. Oleh karena itu, pihaknya optimistis kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan pada tahun 2027.

Dokumentasi penyematan Id card ke peserta LAKMUD

Sementara itu, Ketua PC IPNU Bangkalan, Osman, menyampaikan bahwa pelaksanaan pelantikan dan LAKMUD di Kecamatan Tanah Merah menunjukkan optimisme besar dalam menjalankan arah kebijakan organisasi.

 

Menurutnya, IPNU dan IPPNU saat ini semakin fokus pada kalangan pelajar melalui gerakan Back to School yang dicanangkan pimpinan cabang. Hal tersebut terlihat dari dominasi peserta dan pengurus yang berasal dari jenjang MTs dan MA sederajat.

 

“IPNU dan IPPNU bukan hanya tempat belajar tentang ke-NU-an dan keaswajaan, tetapi juga menjadi wadah pengembangan minat dan bakat pelajar,” jelasnya.

 

Ia juga mendorong para peserta LAKMUD agar aktif berdiskusi, berani menyampaikan pendapat, dan memanfaatkan forum kaderisasi sebagai sarana meningkatkan pola pikir serta kemampuan diri.

 

Sekretaris Rois Syuriah MWCNU Tanah Merah, KH. HJ. Miftah Zawabi, mengapresiasi konsistensi PAC Tanah Merah yang rutin menggelar LAKMUD setiap tahun. Menurutnya, hal tersebut menjadi langkah penting dalam mencetak kader dan tokoh Nahdlatul Ulama di masa depan.

 

“Dengan kaderisasi yang terus berjalan, Tanah Merah tidak akan kekurangan tokoh yang memperjuangkan nilai-nilai tasamuh, tawassuth, tawazun, dan ta’addul sebagai prinsip Ahlussunnah wal Jamaah,” tuturnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Pembina PAC IPNU-IPPNU Tanah Merah, Subairi, menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang harus tetap berada dalam garis perjuangan NU.

 

Ia juga menjelaskan bahwa perubahan nama IPNU dan IPPNU dari “Ikatan Putra-Putri Nahdlatul Ulama” menjadi “Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama” pada tahun 2003 merupakan bagian dari penyesuaian organisasi terhadap kebutuhan kaderisasi pelajar saat itu.

 

“MAKESTA adalah pintu masuk menjadi anggota, sedangkan LAKMUD sudah masuk pada tahap pembentukan kader. Karena itu, proses pembelajaran dan pengkaderannya lebih mendalam,” jelasnya.

 

Kegiatan Pelantikan Raya dan Pembukaan LAKMUD IV ini diharapkan mampu memperkuat semangat kaderisasi, meningkatkan kualitas kader muda Nahdlatul Ulama, serta melahirkan generasi pelajar yang aktif, progresif, dan berakhlakul karimah.

 

Pewarta & Editor : Roizzatul Amina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *