Pena Pelajar NU-Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Desa Tramok resmi menggelar pelantikan pengurus baru yang berlangsung khidmat di halaman Madrasah Raudlatul Imaroh, Desa Tramok, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan.
Pelantikan ini mengusung tema “Regenerasi Pelajar Menuju Perubahan yang Progresif”, sebagai bentuk komitmen IPNU-IPPNU dalam mencetak kader pelajar yang adaptif, kritis, dan berdaya saing di tengah tantangan zaman.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Bangkalan, PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Kokop, tokoh agama, tokoh masyarakat Desa Tramok, PR NU Desa Tramok, serta jajaran Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) se-Kecamatan Kokop.
Sambutan Ketua PR IPNU Tramok Ketua PR IPNU Tramok terlantik, Rekan Zainul Alim, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara pelantikan.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus kami jalankan dengan penuh kesungguhan, keikhlasan, dan komitmen,” ujarnya._
Ia menegaskan bahwa IPNU-IPPNU sebagai wadah pelajar Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam membentuk pelajar yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Oleh karena itu, pihaknya sangat mengharapkan bimbingan serta dukungan dari para pembina, senior, PAC, dan seluruh elemen masyarakat agar IPNU-IPPNU Tramok dapat berkembang menjadi organisasi yang aktif, solid, dan bermanfaat.
Pesan Ketua Demisioner Sementara itu, Rekan Abd Aziz, Ketua PR IPNU Tramok demisioner, menyampaikan bahwa momen pelantikan ini menjadi saat yang sangat bermakna baginya.
“Ini bukan hanya tentang serah terima jabatan, tetapi tentang melanjutkan estafet perjuangan. Tentu selama satu periode kepengurusan banyak kekurangan, namun setiap proses memberikan pelajaran dan pengalaman berharga,” tuturnya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada pengurus baru dan berharap amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat berkhidmat.
Arahan PAC IPPNU Kokop
Ketua PAC IPPNU Kecamatan Kokop, Rekanita Nur Hasanah, menegaskan bahwa pelantikan merupakan momentum sakral untuk menguatkan niat berkhidmat di IPNU-IPPNU dan Nahdlatul Ulama.
“Pelantikan ini adalah langkah awal untuk belajar, berjuang, dan bertakwa. Pengurus yang baru telah disumpah untuk memikul amanah besar ke depan, dan PAC Kokop akan senantiasa membersamai PR IPNU-IPPNU Tramok,” jelasnya.
Ia juga memohon maaf kepada masyarakat apabila terdapat kekurangan selama proses persiapan acara, seraya mengutip dawuh KH. Mukhtar Syafa’at bahwa IPNU-IPPNU merupakan “rek kerek” (anak-anak) yang membutuhkan bimbingan dan nasihat dari para tokoh agama dan masyarakat.
Pesan PC IPNU Bangkalan
Perwakilan PC IPNU Kabupaten Bangkalan, Rekan Syukron, dalam sambutannya mengawali dengan pembacaan ayat Al-Qur’an:
“Liyaghfirallāhu laka mā taqaddama min dzanbika wa mā ta’akhkhar…”(QS. Al-Fath: 2)
Ia menjelaskan bahwa pembacaan ayat tersebut memiliki tujuan sebagai doa dan pengharapan, agar para pengurus yang baru dilantik senantiasa mendapatkan ampunan, pertolongan, serta petunjuk dari Allah SWT dalam menjalankan amanah organisasi. Ayat ini juga dimaknai sebagai simbol kemenangan, kelapangan jalan, dan keberkahan perjuangan, sebagaimana dahulu ayat tersebut dibacakan kepada seorang pemuda yang kelak mampu menaklukkan Konstantinopel.
Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan ujian kesiapan kader dalam melakukan regenerasi yang bermakna.
“Regenerasi bukan hanya pergantian struktur, tetapi pembaruan cara berpikir, cara bergerak, dan cara berjuang. Perubahan progresif menuntut kader IPNU-IPPNU untuk berpikir kritis terhadap realitas pelajar hari ini,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan organisasi saat ini cukup berat, mulai dari apatisme kader, minimnya tradisi intelektual, hingga kecenderungan menjadikan organisasi sebatas simbol. Oleh karena itu, PR IPNU-IPPNU Tramok diharapkan mampu menjadi ruang kaderisasi yang hidup dan produktif.
Ia juga mendorong kader PR IPNU-IPPNU Tramok untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan kaderisasi lanjutan seperti Lakmud serta agenda-agenda PC IPNU-IPPNU Bangkalan, termasuk Rakorcab dan kegiatan kebersamaan lainnya.
“Jangan pernah melupakan semboyan dan nilai-nilai organisasi. Jangan pernah tunduk kepada siapa pun, kecuali pada PD/PRT,” pungkasnya.
Acara pelantikan ditutup dengan mauidlatul hasanah yang disampaikan langsung oleh KH. Abdul Aziz Ach Sahli Al-Hafidz, kemudian dilanjutkan dengan doa sebagai penutup rangkaian kegiatan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal bagi PR IPNU-IPPNU Desa Tramok untuk terus bergerak, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi pelajar serta masyarakat.
Pewarta & Editor: Roizzatul Amina

