Pena Pelajar Nu- Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU Bustanul Arifin menggelar kegiatan upgrading kepengurusan yang berlangsung di Aula MA Bustanul Arifin pada Senin (27/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus PK IPNU-IPPNU Bustanul Arifin. Hadir pula Pembina PK Bustanul Arifin, Samsuri, yang bertindak sebagai pemateri utama dalam kegiatan tersebut. Upgrading kali ini mengusung tema “Integritas dalam Aksi dan Sinergi dalam Organisasi.”
Dalam sesi materi, Samsuri menekankan pentingnya penerapan analisis SWOT dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, metode tersebut dapat melatih pola pikir kritis para kader dalam membaca kondisi organisasi secara lebih terarah.
“Poin utama yang kami tekankan kepada peserta adalah penerapan analisis SWOT. Teori ini melatih kekuatan berpikir pengurus PK Bustanul Arifin untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam berorganisasi, sehingga mereka memahami arah gerak yang akan dilakukan,” ujar Samsuri saat diwawancarai.
Ia menjelaskan bahwa melalui analisis tersebut, setiap program maupun aksi organisasi dapat dirancang dengan lebih terstruktur, terarah, dan memiliki kualitas yang baik. Hal tersebut dinilai selaras dengan tema kegiatan yang menitikberatkan pada integritas dalam bertindak serta sinergi dalam berorganisasi.
Selain itu, Samsuri juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang kerap dihadapi kader dalam mengimplementasikan materi organisasi. Menurutnya, keterbatasan waktu menjadi salah satu hambatan utama bagi anggota dalam menjalankan tugas organisasi di tengah aktivitas lainnya.
“Masalah perizinan dari orang tua juga masih menjadi tantangan yang cukup berat bagi sebagian anggota. Di samping itu, minimnya literasi kader juga menjadi pekerjaan rumah besar bagi pengurus untuk terus membangun budaya literasi yang lebih baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menilai materi upgrading tersebut memiliki relevansi yang kuat terhadap perkembangan organisasi IPNU-IPPNU ke depan. Melalui pemahaman yang lebih matang tentang arah gerak organisasi, para pengurus diharapkan mampu menyusun program kerja yang lebih tepat sasaran.
“Harapannya, pengurus PK Bustanul Arifin tidak hanya sekadar membuat program, tetapi benar-benar mampu menghadirkan perubahan yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya,” pungkasnya.
Melalui kegiatan upgrading ini, diharapkan seluruh pengurus PK IPNU-IPPNU Bustanul Arifin dapat meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat soliditas organisasi, serta mampu menjalankan amanah kepengurusan secara lebih profesional dan bertanggung jawab.
Reporter : Roizzatul Amina
