Pena Pelajar Nu- Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Durjan menggelar kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) dengan mengusung tema “Khidmat Pelajar, Rawat Tradisi, Sambut Peradaban.”
Kegiatan tersebut berlangsung di dapur kafh dan dihadiri oleh seluruh pengurus PR IPNU IPPNU Desa Durjan pada Jum’at, 17/04/26.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kapasitas kader sekaligus menyusun program kerja organisasi ke depan. Acara diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota PR IPNU-IPPNU Durjan.
Tema yang diangkat mencerminkan semangat kader pelajar Nahdlatul Ulama untuk tetap berkhidmat kepada organisasi, menjaga tradisi ke-NU-an, serta siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Dalam sesi upgrading, peserta mendapatkan materi kepemimpinan yang disampaikan oleh senior IPPNU, Romayyizah. Dalam materinya, ia menjelaskan bahwa setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda-beda sesuai karakter masing-masing.
Ia memaparkan lima tipe kepemimpinan, yaitu tipe otoriter, demokratis, laissez-faire, paternalistis, dan militeristis.
“Setiap pemimpin tentu memiliki gaya kepemimpinannya masing-masing. Namun yang paling penting adalah bagaimana seorang pemimpin mampu memahami karakter kadernya,” ujarnya.
Menurutnya, seorang pemimpin harus terlebih dahulu memahami karakter dirinya sendiri sebelum menilai karakter orang lain.
“Ada tiga cara untuk melihat kepribadian melalui survei mandiri. Jika kita ingin membaca karakter orang lain, maka kita harus memahami karakter diri sendiri terlebih dahulu,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penilaian terhadap perilaku organisasi sebagai dasar memahami motivasi individu dalam berorganisasi.
Melalui kegiatan upgrading dan rapat kerja ini, PR IPNU-IPPNU Durjan berharap mampu mencetak kader pelajar yang memiliki jiwa kepemimpinan, tetap menjaga tradisi Nahdlatul Ulama, serta siap berkontribusi dalam membangun peradaban di masa depan.
Pewarta: Khomsatun Najmi | Redaktur: Roizzatul Amina
